Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud ke Indonesia, Peluang Kerjasama Keuangan Syariah Terbuka Lebar

2

economy.okezone.com – JAKARTA – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud yang direncanakan mengunjungi Indonesia pada tanggal 1 hingga tanggal 9 Maret 2017. Kunjungan ini adalah kunjungan bersejarah setelah 47 tahun Raja Arab tak berkunjung ke Indonesia.

Pada tanggal 1 hingga 3 Maret, Raja Arab akan berada di Jakarta dan akan melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kunjungan ini sendiri akan menyertai 1500 rombongan dan 25 pangeran beserta para investor.

Nelson Tampubolon sebagai Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan berpendapat, kedatangan Raja Salman bisa saja membuka peluang kerjasama di industri keuangan syariah, karena bisnis pada sektor syariah di Indonesia cukup menggiurkan. Besarnya jumlah penduduk muslim di Indonesia turut menjadi pendorong pertumbuhan bisnis ritel. Hal ini pun berdampak pada pertumbuhan industri keuangan syariah di Indonesia.

“Ya bisa aja itu kesempatan bagus (kerjasama industri perbankan syariah),” singkatnya di Gedung Radius Prawiro.

Berdasarkan catatan OJK, saat ini pertumbuhan industri perbankan syariah secara nasional telah mencapai 4,7%. Adapun pertumbuhan secara global adalah sebesar 2,5%

Namun pertumbuhan ini kalah dengan Arab Saudi yang pertumbuhan nasional capai 51% dan pertumbuhan global sebesar 33%

Aset perbankan syariah pun saat ini telah mencapai Rp300 triliun. Pertumbuhan ini telah mulai dapat dirasakan sejak tahun 2010.

Hingga September 2016, kenaikannya mencapai 11,3%. Tak hanya itu, Bank Umum Syariah (BUS) pun juga tercatat mengalami pertumbuhan. Tercatat, BUS yoy per September mengalami pertumbuhan 17%, secara year to date 11,98%. Adapun secara month to month tumbuh 8,67%.

Leave a Reply