Pertumbuhan Industri Asuransi di Lebanon Melambat

Finansial.bisnis.com – Jakarta – Pertumbuhan industri asuransi di Lebanon pada semester pertama tahun ini tercatat melambat.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Perusahaan Asuransi Lebanon, pendapatan premi industri meningkat menjadi US$846 juta atau tumbuh sebesar 0,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan publikasi Economic Research & Analysis Department of Byblos Bank yang dilansir dari Asian Insurance Review, pendapatan premi industri mencapai $445,9 juta pada kuartal pertama dan $399,8 juta pada kuartal kedua tahun 2017.

Pertumbuhan pendapatan premi industri utamanya ditopang dari kontribusi lini bisnis asuransi kesehatan dengan porsi sebesar 34,2% dari total pendapatan premi. Pada paruh pertama 2017 premi asuransi kesehatan mencapai $288,9 juta.

Sedangkan premi dari sektor asuransi jiwa mencapai $236,7 juta atau 28% dari total premi.

Adapun kontribusinya lainnya berasal dari 21,2% asuransi kendaraan bermotor dengan nilai $179,6 juta, 7% asuransi kebakaran, 3,4% kompensasi pekerja, 2% asuransi kargo, 1,1% public liability, 0,6% engineering, dan 2,5% sisanya lain-lain.

Sementara itu, asosiasi mencatat manfaat dan klaim yang dibayarkan industri mencapai $477,4 juta pada paruh pertama tahun 2017, meningkat sebesar 11,3% dari $429,1 juta pada periode yang sama tahun 2016.

Manfaat dan klaim yang dibayarkan untuk kategori non-jiwa mencapai $297,8 juta atau menurun 4,6% dari $312,1 juta pada paruh pertama 2016. Sementara klaim asuransi jiwa mencapai $179,6 juta atau naik sebesar 53,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Leave a Reply