Pertimbangan Sebelum Mencairkan Sukuk Tabungan

Investasi.kontan.co.id – Jakarta – Memegang Sukuk Tabungan seri ST-001 hingga jatuh tempo dinilai masih menguntungkan. Sebelumnya, pemerintah membuka pencairan sebelum jatuh tempo (early redemption) sukuk tabungan seri ST-001.

Sukuk tabungan adalah surat utang berbasis syariah yang ditujukan bagi investor ritel dengan minimal pembelian senilai Rp  2 juta. Sukuk tabungan menawarkan imbalan tetap yang dibayarkan setiap bulan (fixed coupon) dengan besaran bunga 6,9% per tahun. Seri ST-001 bertenor dua tahun.

I Made Adi Saputra, Analis Fixed Income MNC Securities mengatakan, dengan kondisi saat ini imbal hasil sukuk tabungan memberi imbal hasil sebesar 6,9% per tahun, masih menarik untuk ditahan hingga jatuh tempo.

"Bila dibandingkan dengan investasi di bank konvensional, imbal hasil belum tentu setinggi sukuk tabungan," kata Made.

Namun, bila investor sedang membutuhkan dana mendadak, maka fasilitas early redemption yang ditawarkan pemerintah saat ini bisa dimanfaatkan.

Made menganjurkan, apabila investor ingin melakukan early redemption untuk memindahkan ke instrumen investasi lain, maka perlu dipilih dengan cermat instrumen lain apa yang mampu memberi imbal hasil lebih tinggi.

Perlu dipertimbangakan pula risiko yang mungkin terjadi. "Bila investor memindahkan ke saham untuk jangka menengah, terdapat risiko imbal hasil yang volatil beda dengan sukuk tabungan yang imbal hasilnya fix," kata Made.

Menurut Made, instrumen yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi dari sukuk tabungan adalah obligasi korporasi dan instrumen reksadana. Namun sekali lagi, ia menyebut, instrumen investasi masing-masing memiliki risiko keamanan dan kepastian imbal hasil yang didapat.

Fasilitas early redemption yang ditawarkan bersifat optional. Jika ada kebutuhan dana mendadak dan sudah tahu akan dipindahkan pada instrumen investasi lain yang memiliki imbal hasil lebih tinggi maka early redemption ini bisa dimafaatkan. "Bila tidak ada kebutuhan tersebut, sukuk tabungan masih menarik untuk ditahan," imbuh Made.

Leave a Reply