Permintaan Domestik Masih Jadi Penggerak Menjaga Ekonomi 2017 Tetap Stabil

Economy.okezone.com – Jakarta –  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan bahwa permintaan domestik masih menjadi poin utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai target.

"Pertumbuhan ekonomi 2017 kami nyatakan cukup sehat dan stabil. Semester I 5,01%. Di Semester II akan lebih tinggi. Di kuartal 3 kamu harap ekonomi akan tumbuh lumayan naik. Angkanya ditunggu di BPS awal November. Permintaan domestik masih jadi motor," jelas Sri Mulyani di Kantornya

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun memaparkan pula bahwa inflasi pada saat ini masih terkendali. "Inflasi saat ini terkendali year on year 3,7%. Kemungkinan kami lihat angka ini sampai akhir tahun. Maka 2018, 3,5% plus minus 1%," lanjutnya.

Sri Mulyani melanjutkan bahwa untuk menjaga inflasi, sebisa mungkin volatil food diturunkan. Sementara itu, core inflation dinilainya sudah terbilang stabil kemudian administered price diperkirakan bisa turun dari 9,3%.

"Nilai tukar, diperkirakan akan ada di Rp13.400 secara rata-rata setahun. Ini akan sangat dipengaruhi berbagai macam faktor, kinerja pertumbuhan ekonomi membaik, akselerasi infrastruktur, kebijakan BI untuk stabilisasi kurs terus dilakukan," paparnya.

"Tapi tetap perhatikan risiko Fed Fund Rate yang diperkirakan masih akan naik dan rencana pengurangan balance sheet fed. Termasuk rebalancing ekonomi Tiongkok dan geopolitik Amerika Serikat dan Korea Utara," tandasnya.

Leave a Reply