Peraih Indonesian Banking Award 2017

Bisnis.tempo.co – Jakarta – Tempo Media Group dan Indonesia Banking School telah mengadakan Indonesia Banking Award. Program yang diadakan setiap tahun untuk memberikan penghargaan kepada bank di Indonesia yang memiliki kinerja terbaik.

Acara diadakan di Hotel JS Luwansa Kuningan Jakarta, Rabu kemarin (13/9).  Direktur Utama Tempo Inti Media Group, Toriq Hadad, mengatakan pertumbuhan perbankan nasional cukup menggembirakan yakni 9 persen. Oleh karena itu, kinerja bank dalam menyehatkan kondisi perbankan Indonesia patut diapresiasi. "Untuk itulah acara ini diselenggarakan," kata dia.

Hadir pula Deputi Komisioner Pengawas Perbankan 2, Otoritas Jasa Keuangan, Yohanes Santoso Wibowo dan direksi dari bank-bank yang mendapatkan penghargaan.
Delapan kategori diberikan kepada perusahaan perbankan, di antaranya The Most Efficient Bank, The Most Reliable Bank, Diversity of The Board, The Best Sharia Business Unit, The Best Bank in Productivity, The Best Parenting Bank, The Best Bank in Digital Service, dan The Best Bank in Retail Banking Service.

Adapun penghargaan bagi dunia perbankan ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif yang terus disempurnakan oleh tim juri. Sebagai pertimbangan, tim juri menggunakan data dari situs Otoritas Jasa Keuangan, situs bank, dan Laporan Tahunan 2016 bank yang disampaikan sebelum 16 Juli 2017.

Ada 106 bank umum konvensional dan 12 bank umum syariah, yang diteliti selama  beberapa bulan. Tahun ini kembali ada penghargaan untuk Best Sharia Business Unit dan penghargaan baru yakni Best Parenting Bank. Dari 106 bank itu, ada 48 bank yang berhak atas penghargaan ini.

Untuk kategori The Most Efficient Bank, Kategori Bank Konvensional Nasional  aset di atas Rp 100 triliun diraih BCA, BRI dan Bank BTN. Untuk aset di bawah Rp 20 triliun diraih Bank Jasa Jakarta, Bank Index Slindo dan Bank Bisnis Internasional. Untuk kategori bank konvensional swasta aset Rp 20 triliun-100 triliun diraih Bank BTPN, Bank Mayapada dan Bank Sinarmas.

Untuk kategori bank syariah aset di atas Rp 10 triliun, diraih oleh Bank Aceh, BNI Syariah dan BRI Syariah. Sementara untuk aset di bawah Rp 10 triliun di menangkan oleh BTPN Syariah, BCA Syariah dan Panin Dubai Syariah.

Untuk BPD aset di atas Rp 30 Triliun diraih oleh Bank BJB, Bank Jatim dan Bank Jateng. Kategori BPD aset di atas Rp 10-30 triliun diraih oleh Bank Kalbar, Bank SulSelBar dan Bank BPD Bali. Untuk kategori BPD aset di bawah Rp 10 triliun diraih oleh Bank Sulteng, Bank Benkulu dan Bank Kalteng.

Untuk penghargaan The Most Reliable Bank kategori Bank Konvensional Nasional aset di atas Rp 100 triliun, diraih oleh BCA, BRI dan BNI. Untuk bank dengan aset Rp 20 triliun-100 triliun dimenangkan oleh Bank BTPN, Bank Mayapada dan Bank Woori Saudara Indonesia. Kategori aset di bawah Rp 20 triliun, diraih Bank Jasa Jakarta, Bank Index Selindo dan Bank Mandiri Taspen Pos.

Kategori Bank Syariah aset di atas Rp 10 triliun diraih Bank Aceh, BNI Syariah dan BRI Syariah. Kategori aset di bawah Rp 10 triliun, diraih BTPN Syariah, BCA Syariah, dan Panin Dubai Syariah. Bank Jateng, Bank BJB dan Bank Jatim meraih kategori BPD aset di atas Rp 30 triliun. Bank Kalbar, Bank BPD Bali dan Bank SulSelBar meraih kategori BPD aset di atas Rp 10-30 triliun. Kategori BPD aset di bawah Rp 10 triliun diraih Bank Maluku Malut, Bank Kalteng dan Bank NTB.

Untuk kategori penghargaan The Best Bank in Digital Services, kategori aset di atas Rp 250 triliun diraih BRI, Mandiri dan BCA. Untuk aset di atas Rp 100 triliun-250 triliun diraih Bank Danamon, Bank BTN, dan CIMB Niaga. Untuk aset Rp 50-100 triliun dimenangkan Bank Bukopin, Bank Mayapada dan Bank Syariah Mandiri. Sementara untuk aset kurang dari Rp 50 triliun diraih Bank Jatim, Bank KEB hana dan Bank Riau Kepri.

Untuk kategori penghargaan The Best Bank in Retail Banking Services, kategori bank konvensional dengan aset lebih dari Rp 250 triliun, dimenangkan oleh BCA, BNI dan BRI. Untuk aset di Rp 100-250 triliun dimenangkan OCBC NISP, CIMB Niaga dan Bank BTN. Untuk aset Rp 50-Rp 100 triliun diraih Bank DBS Indonesia, Bank Mayapada dan Bank Bukopin. Untuk aset di bawah Rp 50 triliun diraih Bank China Construction Indonesia (Bank Antar Daerah), Bank Yudha Bhakti, dan Bank Bisnis International. Untuk kategori Bank BPD, diraih Bank BJB, Bank Bengkulu dan Bank SulutGo.

Untuk kategori penghargaan The Best Sharia Business Unit, kategori Bank Umum BPD, dimenangkan Bank SulSelBar, Bank NTB, dan Bank BPD DIY. Untuk Bank Umum no BPD dimenangkan CIMB Niaga, Bank BTN dan Bank Sinarmas.

Lalu, untuk kategori penghargaan The Best Bank In Producitivity kategori bank konvensional, diraih Bank Victoria International, Bank Resona Perdania, dan Bank BTN. Kategori BPD diraih Bank Sultra, Bank Bengkulu dan Bank NTB. Untuk kategori bank umum syariah, diraih BCA Syariah, Bank Mega Syariah dan Bank Syariah Bukopin.

Kategori penghargaan Diversity of The Board dimenangkan BNI, BCA, BRI, dan Bank Mayapada. Untuk kategori penghargaan baru tahun ini yakni The Best Parenting Bank dimenangkan oleh Bank Mandiri, Bank BTPN dan Panin Bank.
Penghargaan Indonesia Banking Award ditentukan oleh dewan juri yang terdiri dari M. Taufiqurrohman (Direktur Pusat Data dan Analisis TEMPO), Dr. Subarjo Joyosumarto (Chairman Indonesia Banking School), Hendri Saparini (Ekonom), Zaenal Abidin, Ph.D (Dosen Indonesia Banking School) dan Dr. Ahmad Adriansyah, ST., M.Si, (Dosen Indonesia Banking School) menelisik lebih dalam data NPL (Non-Performing Loan), kinerja, susunan dewan direksi dan komisaris,  CAR (Capital Adequacty Ratio), NIM (Net Interest Margin), BOPO (Rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) dan LDR (Loan to Deposit Ratio) dari bank yang ada.

Leave a Reply