Kota Pontianak Memiliki Potensi Zakat Rp 200 Miliar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dengan zakat menyelamatkan umat dan dengan infaq sedekah membawa berkah.

Begitulah tagline era kebangkitan zakat yang disebut oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak, Nasrullah Chatib.

Baznas Kota Pontianak mencatat potensi dari zakat umat ini sangat fantastis mencapai angka Rp 200 miliar dan itu hanya untuk Kota Pontianak saja.

Nasrullah Chatib mengatakan hanya saja saat ini potensi zakat sebesar itu belum tergarap maksimal.

“Mindset masyarakat atau umat Islam soal zakat ini perlu diubah. Jangan sampai mereka pikir ini bukan hal penting. Padahal zakat itu wajib dikeluarkan. Masuk dalam rukun islam. Ya, kalau dia bukan mustahik (penerima zakat), maka dia adalah muzaki (pemberi zakat),” katanya.

Dia menyebut untuk tahun ini Baznas Kota Pontianak akan menargetkan penghimpunan zakat Rp 5 miliar.

Rinciannya, kata Nasrullah, dari penduduk muslim Kota Pontianak yang mencapai 400-an ribu jiwa.

“Bila 50 persen saja tau 200-an ribu orang yang mengeluarkan zakat fitrahnya, itu saja nilainya sudah Rp 5 miliar. Sementara jika dari jumlah tadi lima persen saja yang mengeluarkan zakat maal-nya itu bisa terhimpun hingga Rp 32 miliar,” jelasnya.

Lalu berapa perkiraan zakat infaq sedekah (ZIS) yang bisa dikumpulkan dari mereka-mereka yang bekerja atau memiliki profesi. Dari ini saja, kata Nasrullah, dari muzaki yang bekerja di instasi pegawai negeri, instasi vertical, guru, BUMN, BUMD, asosiasi, perbankan dan lembaga non-bank itu asumsinya mampu terkumpul Rp 15 miliar.

“Dengan perhitungan perkiraan minimal terkumpulnya ZIS ditinjau dari aspek kependudukan Rp 45 miliar atau hanya dari aspek penguatan UU Zakat no 23 tahun 2011 terhadap penguatan zakat profesi Rp 15 miliar. Maka, cuku realistis bila Baznas menargetkan tahun pertama pengumpulan ZIS Rp 5 miliar,”ujarnya.

Iskandar Zulkarnain memaparkan potensi zakat yang begitu besar ini masing-masing kontribusinya Rp 47 miliar dari instansi dan Rp 153 miliar diperoleh dari masyarakat.

“Potensi zakat Kota Pontianak sampai Rp 200 miliar. Banyak masyarakat yang masuk dalam kategori pemberi zakat atau Muzaki masih belum paham hal ini,” jelasnya.

Dia menjelaskan beberapa upaya dilakukan untuk menggarap potensi penerimaan di antaranya dengan menggandeng Dewan Mesjid.

“Kita juga dibantu Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan di Kota Pontianak ada lebih dari 500 UPZ", ujarnya menambahkan

 

Leave a Reply