Industri Keuangan Asuransi Tumbuh 7 Kali Lipat Tahun 2016

4

akucintakeuangansyariah.com – Direktur Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah Otoritas Jasa Keuangan Moch Muchlasin mengatakan, dalam periode 2010-2014 IKNB syariah di Indonesia rata-rata tumbuh 20 persen per tahun. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibanding industri konvensional, sehingga pangsa pasar IKNB syariah pun bisa mengejar. Pangsa pasar IKNB syariah secara keseluruhan mencapai 4,4 persen.

“Aset IKNB syariah di Indonesia meningkat tujuh kali lipat sejak 2010. Pada 2010 aset IKNB syariah sebesar Rp 10,5 triliun menjadi Rp 85,09 triliun pada September 2016,” katanya dalam Media Workshop Menakar Prospek Asuransi Jiwa Syariah di Tengah Dinamika Ekonomi.

Pada 2015-2019, pihaknya pun menargetkan aset IKNB syariah akan bisa terus meningkat. “Dalam lima tahun ke depan, pada 2015-2019, IKNB syariah akan naik terus. Perhitungan kami asetnya sekarang sudah Rp 85 triliun, dan mudah-mudahan nanti bisa mencapai Rp 100 triliun,” harap Muchlasin.

Di sisi lain, lanjut Muchlasin, penyumbang total aset IKNB syariah yang sebelumnya didominasi oleh asuransi syariah kini sudah mulai menurun. Sebelumnya asuransi syariah menyumbang aset IKNB syariah sebesar 70 persen, namun saat ini sudah berkurang sampai 32,85 persen. “Ini menunjukkan IKNB syariah lainnya semakin tumbuh,” ujarnya.

OJK mencatat dari sisi jumlah pelaku asuransi syariah cukup banyak. Dari 180 perusahaan asuransi di Indonesia, ada 58 asuransi syariah baik yang berupa perusahaan full fledge maupun unit asuransi syariah. “Bagi industri asuransi syariah ini berarti masih sedikit yang menjadi pesaingnya dibanding konvensional,” Muchlasin.

Leave a Reply