OJK Memberikan Santunan Anak Yatim Binaan PKPU DIY-Jateng

Republika.co.id – Jakarta – Pimpinan OJK wilayah Jateng–DIY menggelar serangkaian acara syukuran,doa bersama, dan pemberian santunan bagi anak-anak yatim binaan PKPU HI Jawa Tengah dalam rangka menempati rumah dinas OJK. Perwakilan Karyawan OJK yang ditunjuk sebagi panitia acara menyampaikan bahwa acara diselenggarakan secara sederhana sebagai wujud rasa syukur.

“Acara ini kami buat untuk senantiasa menyukuri atas nikmat Allah SWT , dan semoga diberi keberkahan dalam menempati rumah Dinas ini,” Ungkap Bambang, Pimpinan OJK wilayah III jateng-DIY, dalam keterangan tertulisnya

Perwakilan dari PKPU HI Jateng , Rahmad Arif menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap karyawan OJK terkhusus pimpinan OJK  yang telah megundang anak yatim dari binaan PKPU HI , semoga bantuan yang diberikan bermanfaat untuk anak-anak .

Sebanyak 21 anak yatim binaan PKPU Human Initiative, menerima bantuan berupa uang santunan dan paket sekolah yang diberikan langsung oleh pimpinan OJK dan juga ketua Rohis OJK (rahmat PKPU HI Jateng)

Sistem IT Baznas Berhasil Menjadi Juara Lomba yang Diselenggarakan OJK

Republika.co.id – Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan prestasi yang membanggakan. Lembaga pemerintah non struktural ini, sukses menjuarai lomba Penulisan Inklusi Keuangan Koinku 2017 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta.

"Alhamdulillah tim information technology (IT) kita, berhasil mendapat peringkat tiga untuk kategori umum. Profesionalisme yang dibuktikan dengan sistem IT terkini yang memenangi lomba di OJK, akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Baznas. Sehingga spirit kebangkitan zakat di negeri ini akan semakin mantap," ujar Ketua BAZNAS Bambang Sudibyo di Jakarta.

Setelah menyabet banyak medali (3 emas, 2 perunggu) pada turnamen silat nasional Yogyakarta Championship II 2017, Baznas menyabet juara lainnya. Melalui proses penjurian yang panjang dan berakhir Selasa lalu (17/10), Baznas berhasil menyisihkan 175 peserta lainnya dari seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Operasional Baznas Wahyu TT Kuncahyo menjelaskan, pihaknya mengirimkan tim yang terdiri atas Achmad Setio Adinugroho dan Randi Swandaru. Mereka, tutur Wahyu, mempresentasikan makalah berbahasa Inggris berjudul The Impact of SiMBA and Its Electronic Service Quality towards Financial Inclusion.

Achmad Setio Adinugroho atau akrab disapa Tio adalah Kepala Divisi Teknologi Informasi (TI) dan Pelaporan Baznas. Ia menyelesaikan S1 di ITB dan S2 di Macquarie University Australia. Sementara Randi Swandaru adalah alumni IPB dan menuntaskan S2 di Durham University Business School Inggris, kini dipercaya sebagai Kepala Bagian Sistem Informasi Manajemen (SIM) dan Pelaporan Baznas.

Tio memaparkan, Sistem Manajemen Informasi Baznas (SiMBA) diluncurkan pada 3 Oktober 2012 lalu. Melalui sistem ini, lanjut dia, proses pencatatan dan pelaporan zakat menjadi terintegrasi secara nasional.

Menurut Tio, kegiatan bertema Model Inklusi Keuangan Berbasis Digital dalam Rangka Mendorong Percepatan Akses Keuangan dan berhadiah total Rp 112,5 juta ini, diselenggarakan OJK untuk mendorong gagasan terkait model akses keuangan berbasis digital yang inovatif dan solutif.

Komunitas Muslim Australia Memberikan Wakaf Al Qur’an di Jabodetabek

Tuntasmedia.com – Banyak Pondok Pesantren (Ponpes) di Jabodetabek yang kekurangan Al Qur’an untuk menunjang kegiatan belajar mengajar mereka. Kondisi tersebut memicu Dompet Dhuafa menjalin kerja sama dengan Komunitas Muslim Australia untuk memberikan wakaf Al Qur’an kepada 10 Ponpes yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

“Wakaf adalah sedekah yang pahalanya mengalir sepanjang masa. Wakaf Al Qur’an adalah investasi jangka panjang kita. Wakaf Al Qur’an untuk santri adalah usaha dan dukungan kita untuk mempersiapkan generasi muda yang kenal Al Qur’an,” demikian kalimat yang tertera di Instagram Dompet Dhuafa Australia.

“Bulan Ramadhan merupakan momentum bagi umat Islam untuk banyak beramal guna mendapatkan limpahan pahala. Hal itu lah yang mendorong Dompet Dhuafa Australia menggalang donasi wakaf selama bulan Ramadhan 1438 H lalu. Alhamdulillah tingginya antusiasme dan partisipasi Muslim Australia maka terkumpul dana, dan dibelikan 500 Al Qur’an lengkap dengan terjemahan dan tajwidnya,” tutur Kamaludin, selaku penanggung jawab Dompet Dhuafa.

Kata dia, wakaf Al Qur’an yang diamanahkan ke Dompet Dhuafa akan distribusikan ke 10 Ponpes di sekitar Jabodetabek yang betul-betul membutuhkan guna menunjang kegiatan belajar dan mengajar para santrinya.

Sejauh ini, lanjut dia, sudah tiga Ponpes yang mendapat wakaf Dompet Dhuafa, yaitu Pesantren Raudhatul Amanah di Desa Pesanggrahan Kecamatan Soler, Pesantren Al Hidayahdi Desa Mekar Kondang Kecamatan Sukadiri, dan Pesantren Hidayatussholihindi Desa Kemiri Kabupaten Tangerang.

Komarudin, pengurus Ponpes Hidayatussholihin mengungkapkan, program wakaf Al Qur’an sangat berguna bagi para santri, apalagi mereka yang sudah tingkatan tahsin memberikan kemudahan bagi mereka untuk mengkaji kandungan ayat Qur’an. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan semoga diterima amal shodaqoh jariyahnha,” pungkas Komarudin.

 

Pensinergian Pengelolaan Zakat Nasional

Kabar24.bisnis.com – Jakarta – Perlu dibangun kesamaan strategi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, secara nasional agar tercapai pola pengumpulan, serta program pendistribusian dan pendayagunaannya agar lebih optimal.

Hal itu akan menjadi bahasan pada Rakornas Baznas 2017 yang akan berlangsung di Jakarta 4-6 Oktober 2017

“Pengarusutamaan dana zakat, infak dan sedekah tersebut berada dalam Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia dan pencapaian sustainable development goals atau SDGs,” katanya.

Menurutnya, Rakornas Baznas 2017 yang akan berlangsung di Jakarta pada 4-6 Oktober 2017 juga akan membahas dan mendorong wacana zakat sebagai instrumen pengurangan pajak.

Bila ini bisa direalisasikan, lanjutnya, maka pengurangan pajak diharapkan menjadi insentrif  bagi muzaki. Terlebih saat ini kesadaran publik membayar pajak cenderung rerus meningkat.

“Di sisi lain, umat Islam yang menjadi wajib zakat juga harus melaksankan tanggung jawabnya membayar pajak dengan lebih baik,” ujar pendiri dan dirut pertama Bank Muamalat.

Zainulbahar yang mantan Duta Besar RI untuk Yordania-Irak itu menjelaskan rakornas akan dibukan Wapres Jusuf Kalla, juga menghadirkan pihak Kementerian Keuangan dan instansi terkait seperti Bappenas, OJK dan BI.

Sementara itu Ketua Panitia Rakornas Baznas 2017, Jaja Jaelani mengatakan Menteri Agama akan memberi keynote speech dan Menteri Keuangan menjadi pembicara utama Rakornas yang diikuti 720 peserta dari seluruh Indonesia.

Peserta Rakornas antar lain dari pihak Kementerian Agama pusat, Kemenag Provinsi, Bappenas, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Kementerian Sosial, Kemendagri, Baznas kabupaten/kota, Lembaga Amil Zakat dan Forum Organisasi Zakat (FOZ)

“Baznas sebagai lembaga yang memiliki otoritas pengelolaan keuangan dalam tugas pengumpulan, pendistribusian dan pendayaguanaan dana ZIS, juga harus masuk dalam mainstream lembaga pengelolaan keuangan dalam bingkai Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia,” ujarnya.

Baznas Siap Memberikan 1.250 Beasiswa

Kabar24.bisnis.com – Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) siap menyalurkan beasiswa untuk 1.250 mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan swasta melalui program Beasiswa Cendikia Baznas dengan berbagai pembinaan untuk mendukung keberhasilan studinya.   

Direktur Baznas, Mohd Nasir Tajang, mengatakan pihaknya melalui berbagai program terus berupaya untuk berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Tanah Air, diantaranya dengan membuka ases melalui Beasiswa Cindikia Baznas (BCB) tersebut.

“Kami berharap para penerima beasiswa ini dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan menjadi pemimpin yang berkakarter Islami,” katanya.

Menurutnya, Baznas tengah menyelenggarakan focus group discussion bertema Program Pembinaan Penerima BCB dengan tujuan untuk membuat modul pembinaan bagi penerima beasiswa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dengan adanya modul tersebut, lanjutnya, mudah-mudahan para mahasiswa penerima beasiswa BCB memiliki standar pembinaan dan berkarakter unggul, baik dari segi keilmuan, kemandirian dan berakhlak Islami.

Dia menjelaskan Baznas bekerja sama dengan Kemenristekdikti, perguruan tinggi dan Baznas Provinsi untuk menyebarkan 1.250 beasiswa ke seluruh wilayah di Tanah Air melalui program unggulan BCB.

“BCB merupakan salah satu program unggulan bidang pendidikan Baznas, berupa pemberian beasiswa kepada mahasiswa yang tergolong mustahik atau termasuk asnaf zakat di perguruan tinggi di seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta,” ujarnya.

1 2 3 4 25