Bisnis Ini Diprediksi Menjadi Tren Tahun 2018

Finance.detik.com – Jakarta – Peluang bisnis yang memiliki prospek baik, tentunya tidak pernah terlepas dari perkembangan ekonomi yang sekarang ini sudah berjalan dan tumbuh begitu pesat dengan tingkat persaingan yang semakin ketat.

Beberapa jenis bisnis yang akan kita bahas berikut ini diharapkan dapat menjadi sumber referensi dalam bidang usaha kecil namun cukup potensial bisa mendatangkan penghasilan besar.

1. Bisnis Online

Bisnis ini akan menduduki posisi teratas dalam peluang bisnis dan usaha yang sudah menjadi tren sejak menginjak tahun 2016, karena telah terbukti memiliki tingkat pertumbuhan yang begitu signifikan sehingga bisa dibilang cukup menjanjikan untuk ditekuni.

Bahkan teknologi berbasis digital ini akan digadang-gadang menjadi salah satu peluang bisnis di 2018 yang sangat potensial dan bisa di andalkan sebagai lahan usaha, mengingat pengguna internet di dunia ini semakin melambung tak terkendali bahkan telah menjadi kebutuhan hidup masyarakat sehari harinya. Dan inilah kesempatan terbaik yang dapat dijadikan peluang untuk membuka usaha.

Hanya bermodalkan smartphone dan koneksi internet, Anda sudah bisa menjalankan bisnis ini. Hanya dengan modal kecil, namun bisnis ini menjanjikan modal yang cukup besar.

2. Menjadi Youtuber

Menjadi seorang youtuber memang nampaknya saat ini akan sangat menjanjikan. Dilihat dari banyaknya pengguna youtube yang sukses menghasilkan hanya dengan upload video di youtube.

Jika Anda hobby mengupload video, kemudian membagikannya ke teman-teman Anda? Sepertinya saat ini Anda bisa mengalihkannya dengan menggunakan media youtube ini. Karena tak sedikit orang yang akhirnya mendapatkan uang bahkan menjadi artis terkenal hanya karena menjadi youtuber.

3. Handmade

Munculnya ide untuk memulai atau menekuni bisnis kreatif bisa bermula dari bakat atau bahkan dari yang semula hanya merupakan hobi saja. Dan ini adalah sebuah terobosan peluang usaha yang cukup layak untuk dipertimbangkan karena ada pernyataan bahwa pekerjaan paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Bisnis ini seperti misalnya desain gambar, Daur ulang, Bidang kuliner, dan sebagainya.

4. Desain Grafis

Bagi Anda yang memang hobby mendesain. Maka Anda bisa menjadikan desain grafis tersebut menjadi sebuah usaha. Bisnis ini merupakan salah satu bisnis yang juga menjanjikan yang bisa dikerjakan dimanapun tempatnya asalkan Anda memiliki PC. Saat ini banyak sekali perusahaan yang membutuhkan jasa desain grafis baik untuk mendesain sebuah iklan atau promosi atau pesan yang bisa ditujukan kepada calon konsumen.

5. Usaha Food Truck

Peluang usaha makanan merupakan peluang usaha yang tak pernah surut. Namun peluang usaha tersebut banyak saingannya, apalagi jika Anda tidak menambahkan inovasi apapun. Tentunya peluang usaha tersebut menjadi kalah saingan.

Salah satu inovasi dalam berpeluang usaha kuliner adalah peluang usaha food truck. Sebenarnya peluang usaha ini sudah popular cukup lama di luar negeri, namun baru beberapa tahun terakhir booming di Indonesia.

Food Truck ini menarik karena Anda tidak hanya menginovasi makanan yang Anda jual, tapi juga Anda menyajikan kendaraan yang khas dan unik agar Pelanggan penasaran da nmau datang untuk mendatangi bisnis Anda.

3 Waktu Terlarang Untuk Negosiasi Gaji

Dream.co.id – Tiga waktu terlarang pertama untuk nego gaji pertama, ketika sudah menerima angka gaji yang kecil. Saat sampai di rumah menyesal, karena tiba-tiba teringat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi dan angkanya terlalu kecil. Ingin menegosiasikan ulang? Jangan lakukan. Perusahaan bisa terganggu dengan permintaanmu, padahal belum bekerja. Jika ingin menegosiasikan gaji, lebih baik bekerja dulu beberapa saat. Tunjukkan kepada mereka atas kinerja cemerlang. Setelah 1-2 tahun bekerja, cobalah menghadap HRD untuk menegosiasikan ulang gaji yang diterima.

Yang kedua, ketika perusahaan memberi tahu tawaran yang diajukan adalah penawaran yang terbaik. Biasanya mereka tidak akan mengulang detail gaji yang ditawarkan. Jika buru-buru mengatakan setuju, akan berisiko untuk menegosiasikan gaji selanjutnya.

Kalau kalimat itu keluar, dengarkan seksama gaji yang ditawarkan, sehingga bisa langsung menolaknya jika tawaran yang diajukan jauh dari ekspektasi.

Yang ketiga, tak memiliki pembuktian, artinya bisa melakukan negosiasi ulang gaji dengan perusahaan dan hal ini berlaku ketika sudah diterima kerja, jika merasa telah melakukan pekerjaan dengan baik dan pantas untuk menerima apresiasi. Jika tak punya pembuktian karier yang baik, lebih baik berpikir dua kali untuk menegosiasikan gaji.

 

5 Bisnis Syariah yang Berpotensi Menguntungkan

Financi.detik.com – Jakarta – Trend bisnis saat ini adalah bisnis halal. Bank Indonesia (BI) mengakui bahwa potensi industri keuangan syariah di Indonesia cukup besar. Bahkan, potensi industri halal dan keuangan syariah global diprediksi tembus US$ 6,38 triliun di 2021.

Berikut adalah contoh bisnis halal yang bisa Anda kembangkan walau hanya dari rumah

1. Berjualan Camilan Halal
Membuka usaha makanan/ camilan merupakan bisnis yang sangat potensial karena makanan merupakan kebutuhan pokok manusia dan selalu dibutuhkan. Namun pastikan jika bahan-bahan yang digunakan serta diolahnya adalah jenis makanan yang halal.

Dan, kita juga perlu mempelajari usaha makanan/ camilan apa yang cocok dikerjakan di rumah dengan modal yang kecil. Inilah beberapa usaha makanan yang cocok dijalankan di rumah:

a. Berbisnis jualan aneka kue. Rata-rata masyarakat Indonesia menyukai kue-kue camilan seperti; brownies kukus, kue bolu, kue lapis, lumpia, donat, risoles, dan kue-kue lainnya. Jika rumah Anda berada di tempat yang cukup strategis, Anda bisa berjualan camilan ini di depan rumah dengan memasang display camilan Anda.

Jangan lupa untuk mempromosikan usaha kue Anda ke teman-teman, tetangga, dan keluarga. Dan manfaatkan momen-momen penting untuk meningkatkan penjualan usaha kue Anda, misalnya acara ulang tahun, lebaran, hari natal.

b. Berbisnis jualan gorengan. Hampir semua orang pasti menyukai gorengan. Hampir semua kalangan di masyarakat kita suka makan gorengan, seperti; pisang goreng, tahu goreng, tempe goreng, mendoan, bakwan, dan lain-lain.

Jika Anda mampu membuat fariasi gorengan yang unik dari gorengan biasa, kemungkinan besar untuk sukses dalam usaha gorengan ini akan semakin besar.

2. Bisnis Online Halal
Saat ini bisnis online merupakan salah satu bisnis paling ngetrend di Indonesia. Selain cenderung lebih mudah, lebih banyak jenisnya, biaya menjalankan bisnis online juga cenderung lebih murah dibandingkan dengan bisnis konvensional.

Beberapa jenis bisnis online yang saat ini sedang banyak dijalankan oleh masyarakat Indonesia adalah bisnis dropshipping busana muslim misalnya, atau, menjadi blogger dan publisher, membuat toko online, menjual jasa, bisnis afiliasi, dan masih banyak lagi.

Banyaknya pilihan dalam bisnis online memang tidak otomatis membuat kita lebih mudah untuk menjalankannya karena tidak semua jenis bisnis online bisa cocok dengan masing-masing orang. Sebagian orang mungkin lebih cocok menjalankan bisnis dropshipping. Ini tergantung minat dan kemampuan masing-masing orang.

3. Bisnis Handmade
Dibutuhkan seseorang yang memiliki kreatifitas tinggi untuk mengubah barang-barang bekas menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat. Salah satu contoh adalah memanfaatkan kain perca atau kain bekas yang diubah menjadi sebuah tas unik atau boneka cantik.

Saya sendiri belum pernah melihat langsung proses pembuatannya, tapi ada banyak orang yang berhasil memanfaatkan bahan-bahan bekas di sekitar mereka menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan.

4. Pulsa
Berkomunikasi dengan handphone sudah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Tentunya para pengguna telepon genggam ini akan membutuhkan pulsa agar dapat menggunakan gadget mereka tersebut. Nah, inilah peluang usaha rumahan yang bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya karena memiliki potensi keuntungan yang lumayan besar.

Dalam menjalankan bisnis berjualan pulsa elektrik, kita tidak membutuhkan modal yang besar. Yang perlu dipersiapkan untuk menjalankan usaha ini adalah sebuah perangkat handphone untuk melakukan pengiriman pulsa elektrik.

Namun bila Anda ingin menjalankan usaha tersebut dengan membuka konter karena ingin berjualan hp juga, maka modal yang dibutuhkan tentunya akan lebih besar. Selain biaya menyewa tempat, Anda juga harus mempertimbangkan biaya-biaya lain dalam menjalankan bisnis, misalnya biaya listrik, membuat etalase, dan lainnya.

5. Laundry
Usaha laundry ini bisa dimanfaatkan dan cocok bila dijalankan dekat dengan kampus dan juga kost-kostan mahasiswa dan pekerja kantoran. Biasanya mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk mencuci dan menyetrika pakaian mereka. Selain itu, hasil cucian dan setrikaan yang mereka lakukan sendiri sering tidak rapih sehingga mereka cenderung memilih untuk menggunakan jasa laundry.

Saat ini sangat banyak orang yang menggunakan jasa laundry pakaian, selain karena harganya yang sangat terjangkau juga karena hasil cucian dan setrikaan yang diberikan oleh penyedia jasa loundry biasnya lebih rapih dibandingkan bila mengerjakan sendiri. Melihat potensi yang baik dari bisnis ini, tentunya Anda harus mempertimbangkan untuk membuka usaha laundry pakaian.

Bila Anda tidak mau repot memulai dari nol, saat ini bisnis laundry sudah ada waralabanya juga. Anda hanya perlu menyediakan modal awal dan juga tempat untuk mulai berbisnis. Tapi biasanya waralaba bisnis laundry pakaian harganya cukup mahal.

Bila Anda tidak memiliki modal yang cukup untuk membeli waralaba, sebaiknya Anda memulai sendiri bisnis laundry ini.

Mengelola Uang ala Generasi Milenial

Financi.detik.com – Jakarta – Salah satu yang tengah ramai jadi pembicaraan banyak orang adalah gaya hidup para milenial saat ini. Generasi Milenial terbilang produktif dalam menggerakkan tren konsumsi pada masyarakat.

Kita dapat dengan mudah menemui atau melihat di social media bagaimana generasi milenial dalam berperilaku. Kemajuan teknologi dan internet membuat sebagian besar generasi milenial ini memiliki pengelolaan keuangan yang tidak sehat.

Seperti apa pengelolaan keuangan anak milenial ini :

YOLO (You Only Live Once)
 You only live once atau YOLO atau kamu hanya hidup sekali. Generasi milenial umumnya sudah memiliki penghasilan sendiri dan mereka beranggapan bahwa hidup hanya sekali, maka harus dinikmati.

Ya memang benar hidup harus dinikmati, tapi harus seimbang juga dengan kebutuhan masa depan. Namun yang terjadi dengan generasi milenial ini, mereka memiliki pola pikir yang berbeda. Mereka menggunakan uangnya untuk kesenangan saat ini tanpa memikirkan masa depan.

Kita bisa lihat salah satu hal konsumtif yang dilakukan generasi milenial adalah travelling. Travelling tidak salah, ini merupakan sebuah kebutuhan kita saat ini di tengah banyaknya pekerjaan dan macet jalanan sehari-hari, tapi yang terlewat adalah tidak memikirkan biaya kebutuhan yang akan datang.

Dalam beberapa tahun terakhir selalu ada pameran travel fair, dan mayoritas yang datang adalah generasi milenial. Destinasi yang kerap dituju adalah Bali ataupun Singapore, Bangkok dan lainnya. Dalam satu kali travelling tersebut membutuhkan biaya Rp 3 – 5 juta.

Yang sering terjadi adalah ternyata mereka tidak memiliki tabungan atau investasi. Selama mereka bekerja, mereka akan menabung dan setelah terkumpul, mereka akan berlibur. Demikian siklusnya berputar terus.

Yang cukup miris adalah seorang karyawan dengan istrinya berangkat ke Bangkok untuk menonton konser, dan ketika pulang mereka memiliki utang kartu kredit senilai Rp 20 juta. Mereka berangkat tanpa rencana dan semua biaya berangkat serta selama disana menggunakan kartu kredit.

Entah apa yang membuat mereka memutuskan hal demikian. Saat ini orang tersebut sangat bingung dalam membayar utang kartu kredit tersebut, di sisi lain ternyata mereka sudah memiliki 2 anak, tentu butuh biaya yang tidak sedikit pula.

Inilah yang sering terjadi bagi generasi milenial, mampu travelling, tapi setelah selesai mereka tidak memiliki uang lagi untuk memenuhi kebutuhan hidup harian, apalagi yang sampai berutang.

Menikmati hidup tentu sudah selayaknya dan sepantasnya kita lakukan, termasuk travelling, tapi pastikan kebutuhan anda setelah travelling sudah terpenuhi, bukan habis semua untuk travelling.

Anda harus melihat jauh ke depan karena masih banyak biaya yang anda harus siapkan, belum hal lainnya seperti gadget.

Masyarakat kita saat ini tengah dikepung dengan serbuan penawaran menarik dari berbagai penjuru untuk membeli gadget baru. Mulai dari kartu kredit dengan cicilan 0% atau kredit mudah dengan modal KTP saja dan proses 10 menit. Anda pasti sering mendapat penawaran ini bukan.

Bagi generasi milenial, kemudahan untuk membeli barang secara kredit tentu membuat mereka terlena. Mereka merasa akan sanggup membayar setiap bulan bila dengan cara kredit.

Tapi yang sering terjadi adalah mereka tidak sanggup untuk mengontrol diri terhadap elektronik lainnya. Misal, saat ini anda telah memiliki handphone dengan metode pembayaran cicilan selama 12 bulan, lalu baru berjalan berapa bulan, ternyata anda membeli laptop lagi, kemudian anda akan membeli tablet, lalu kamera.

Kalau anda melakukan ini terus menerus, maka gaji anda akan habis hanya untuk membayar cicilan, lalu darimana anda memenuhi kebutuhan hidup bulanan? Inilah yang sering terjadi dan dialami para generasi milenial.

Mereka belum sadar bagaimana pentingnya membatasi Utang maksimal yang boleh diambil, mereka belum tahu akan pentingnya menyiapkan dana darurat, dan tentu belum melek keuangan secara benar karena kebutuhan hidup di masa yang mendatang cukup besar. Kalau tidak disiapkan dari sekarang, bagaiamana nanti ke depannya.

Padahal masa muda itu kesempatan kita mengelola dan investasi dana kita sehingga bisa berkembang lebih besar lagi di kemudian hari. Itulah sebabnya perlu belajar ilmu keuangan.

Investasi Sukses, Pahami 5 Prinsip Dasar Investasi

Republika.co.id – Bagi yang telah memiliki penghasilan tetap setiap bulannya, sudah waktunya mulai melakukan investasi. Kegiatan ini akan membantu lebih mudah dalam mencapai berbagai tujuan keuangan yang dimiliki, bahkan tujuan keuangan yang membutuhkan dana besar sekalipun.

Ada banyak instrumen investasi yang bisa Anda jadikan pilihan yaitu investasi yang bersifat jangka panjang maupun jangka pendek bisa berupa deposito, emas, obligasi, saham, ataupun reksa dana.

Lakukan investasi dengan memahami prinsip dasar dalam investasi itu terlebih dahulu sehingga berbagai hal lainnya menjadi lebih mudah dan jelas. Berikut ini adalah beberapa prinsip dasar investasi yang wajib Anda pahami dengan baik agar niat investasi makin mantap.

1. Investasi punya risiko. Jadi, bersiaplah untuk menghadapinya. Semua instrumen investasi akan memiliki risiko dan hal ini sangat penting untuk Anda pahami dengan baik sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Meskipun begitu, tingkat/persentase risiko yang dimiliki setiap instrumen investasi akan berbeda-beda antara satu dan yang lainnya. Hal inilah yang kerap dijadikan sebagai salah satu pertimbangan saat akan memilih instrumen investasi tertentu.

Semakin besar potensi keuntungan yang bisa didapatkan, semakin besar juga risiko yang mungkin harus dihadapi dalam investasi.

2. Investasi menguntungkan karena imbal hasil. Sebelum melakukan investasi, sangat penting untuk mengetahui besaran imbal hasil/keuntungan yang bisa didapatkan dari kegiatan tersebut.

Balik hasil ini akan berbeda-beda, tergantung pada jenis instrumen, risiko, dan jangka waktu investasi yang akan dipilih nanti. Perbedaan imbal hasil pada tiap-tiap instrumen ini tentu akan menjadi salah satu alasan penting bagi Anda untuk bisa lebih jeli dalam memilih instrumen investasi tertentu yang paling sesuai dengan keuangan.

Semakin besar imbal hasil yang didapatkan, maka akan semakin baik dan menguntungkan bagi investasi yang kamu lakukan.

3. Tingkat likuid instrumen investasi juga menjadi hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Maksudnya, apakah investasi yang dilakukan mudah diubah dalam bentuk uang atau tidak?

Hal ini berkaitan dengan waktu proses pelepasan/penjualan kembali instrumen investasi yang Anda miliki.  Semakin cepat, semakin baik bagi keuanganmu.Sebab akan selalu banyak risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu pada investasi yang Anda lakukan.

Berbagai risiko ini bisa saja memengaruhi nilai investasi itu secara signifikan. Inilah alasan utama mengapa sangat penting untuk selalu mempertimbangkan seberapa mudah investasi tersebut dicairkan sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

4. Amankan investasi dengan diversifikasi. Membagi risiko investasi dalam beberapa intrumen yang berbeda adalah langkah yang sangat bijak dan tepat.

Sebab hal ini akan memberi Anda kesempatan untuk “mengamankan” sebagian investasi apabila sewaktu-waktu terjadi masalah pada salah satu instrumen investasi tersebut.  Diversifikasi ini sangat penting untuk dilakukan dalam investasi, bahkan meski Anda memiliki keyakinan yang sangat besar pada salah satu instrumen investasi tertentu.

Gunakan tiga atau empat instrumen investasi yang berbeda supaya terhindar dari risiko besar yang mungkin terjadi. Jika satu dari tiga instrumen investasi yang Anda miliki mengalami kegagalan, Anda masih bisa mengandalkan dua instrumen investasi lainnya.

5. Jangka waktu pengembalian (return). Berhasil atau tidaknya investasi juga sangat tergantung pada jangka waktu investasi itu sendiri.

Hal ini tentu akan berkaitan dengan komitmen dan disiplin Anda dalam mengelola investasi. Jika Anda berinvestasi dalam jangka waktu yang panjang yang berusia 10 tahun ke atas, tetapi menjualnya saat instrumen tersebut baru berusia tiga tahun, besar kemungkinan Anda tidak akan mendapatkan imbal hasil yang maksimal atas investasi ini.

Bukan hanya itu, hal ini juga akan berisiko menimbulkan sejumlah kerugian dalam keuangan Anda. Selalu pahami dengan baik pentingnya untuk memilih dan menjaga investasi sesuai dengan jangka waktu yang paling efektifsupaya nilainya tidak merosot.

(Cermati dan Republika).

1 2 3 10