Asuransi Dihimbau Memenuhi Aturan Single Presence

Keuangan.kontan.co.id – Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghimbau perusahaan asuransi bisa memenuhi single presence policy (SPP) tahun ini.

Plt Direktur Kelembagaan dan Produk IKNB OJK Asep Iskandar mengatakan, sampai saat ini perusahaan asuransi yang belum memenuhi aturan single presence telah melaporkan rencana penyesuaiannya.

Hanya saja, untuk finalisasi aturan ini memang masih dalam proses lantaran harus memenuhi persetujuan pengalihan pemegang saham, fit proper dan syarat administratif lainnya. "Semoga semuanya bisa selesai tahun ini," kata Asep.

Direktur Pengawas Asuransi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ahmad Nasrullah menambahkan, beberapa perusahaan memang sudah memenuhi aturan tersebut, tapi masih ada juga yang masih dalam proses. Namun sayang, Nasrullah tidak bisa membeberkan perihal jumlah dan nama-nama perusahaan yang masih dalam proses tersebut.

"Harapan kami tahun ini semua perusahaan tersebut bisa memenuhi ketentuan dimaksud. Kalau ternyata meleset akan kami pelajari dulu letak permasalahannya, kalau dari sisi perusahaan semua sudah menyampaikan rencana penyesuaian," ujar Nasrullah.

Asal tahu saja, dalam ketentuan UU Asuransi No.40/2014 terkait dengan pengendalian atau kepemilikan tunggal serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.67/POJK.05/2016 disebutkan bahwa regulator memberikan batas pelaksanaan aturan single presence policy di 2017.

Adapun dalam aturan tersebut, konglomerasi hanya diperbolehkan memiliki satu perusahaan asuransi jiwa dan satu perusahaan asuransi umum. Namun diperbolehkan memiliki anak usaha.

Leave a Reply